LAPORAN TRACER STUDY SMKS NURUL ISLAM JAKARTA TAHUN 2024
Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan mutu lulusan, BKK SMKS Nurul IslamJakarta telah melaksanakan Tracer Study tahun 2024 dengan tingkat partisipasi 100% dari total 146 responden lulusan tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kondisi lulusan dalam dunia kerja, kewirausahaan, serta keberlanjutan studi

1. Status Lulusan (BMW: Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha)

Berdasarkan hasil tracer: 55,4% lulusan telah bekerja, 24,3% berwirausaha, 10,8% melanjutkan studi, 5,4% sedang mencari pekerjaan, dan sisanya mengurus rumah tangga atau aktivitas lain.  Angka ini menunjukkan bahwa 79,7% lulusan telah terserap di dunia kerja maupun berwirausaha, menggambarkan efektivitas pembekalan kompetensi di sekolah.

2. Perkembangan Lulusan yang Bekerja dan Berwirausaha

Data tiga tahun terakhir menunjukkan tren positif: Tahun 2021 awal peningkatan signifikan, Tahun 2022 jumlah pekerja naik tajam hingga 57 orang, dan Tahun 2023 mencapai lebih dari 80 lulusan bekerja dan 70 lulusan berwirausaha. Hal ini menandakan peningkatan keterserapan lulusan yang konsisten di dunia industri dan wirausaha.

3. Lulusan yang Melanjutkan Studi

Dari total lulusan yang melanjutkan studi: 68,8% fokus studi saja, 25% studi sambil bekerja, dan 6,3% studi sambil berwirausaha, menunjukkan semangat tinggi dalam pengembangan kompetensi akademik lanjutan.

 

4. Keselarasan Kompetensi dengan Dunia Kerja

Sebanyak 95 lulusan (76%) bekerja atau berwirausaha sesuai dengan bidang keahliannya, sedangkan 29 lulusan (24%) bekerja di luar bidang. Data ini menunjukkan tingkat kesesuaian  kompetensi yang tinggi, mencerminkan efektivitas program keahlian dalam menyiapkan siswa sesuai kebutuhan industri.

  5. Upah Lulusan dan Sertifikasi Kompetensi

Sebanyak 98% lulusan yang bekerja telah memiliki sertifikat kompetensi. Seluruh lulusan yang bekerja memperoleh upah setara atau di atas UMP. Hal ini menunjukkan bahwa sertifikasi kompetensi memberikan nilai tambah dalam daya saing lulusan di dunia kerja.

  6. Waktu Tunggu Bekerja

Sebanyak 87 lulusan (100%) memperoleh pekerjaan dalam waktu ≤ 1 tahun setelah lulus. Artinya, sebagian besar lulusan dapat terserap dengan cepat oleh dunia kerja dan dunia usaha.

7. Kesimpulan

Dengan partisipasi tracer study yang mencapai 100%, hasil ini menjadi dasar evaluasi berkelanjutan bagi SMKS Nurul Islam Jakarta untuk memperkuat kemitraan dengan dunia industri dan usaha, meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis kompetensi, serta mendukung program kemandirian lulusan melalui kewirausahaan. BKK SMKS Nurul Islam Jakarta berkomitmen untuk terus mendampingi lulusan agar siap menghadapi tantangan dunia kerja dan menjadi generasi produktif yang berdaya saing tinggi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *